Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Tito Karnavian, meninjau sejumlah Sekolah Dasar di Tapanuli Tengah untuk memastikan pemulihan.
Ia menekankan pentingnya fasilitas pendidikan aman dan layak agar proses belajar mengajar anak-anak tidak terganggu. Pemerintah pusat dan daerah bersinergi memperbaiki infrastruktur sekolah, menyediakan sarana belajar, dan mendukung guru serta siswa.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainya yang hanya ada di Homeless.
Tito Karnavian Tinjau Sekolah di Tapteng
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Tito Karnavian, meninjau sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan lancar. Kunjungan ini bertujuan meninjau kondisi fasilitas pendidikan yang terdampak bencana alam, sekaligus memastikan proses belajar.
Dalam kunjungan tersebut, Tito menekankan bahwa pendidikan merupakan prioritas utama. Ia menyampaikan bahwa fasilitas pendidikan harus aman, layak, dan segera dapat digunakan kembali, sehingga anak-anak dapat belajar dengan nyaman meski bencana telah melanda daerah tersebut.
“Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan aman dan layak digunakan secepat mungkin. Pendidikan adalah hak anak-anak dan prioritas utama pemerintah,” ujar Tito di Tapteng, Jumat (24/1/2026).
Kondisi Sekolah Pascabencana
Sejumlah SD yang dikunjungi menunjukkan kerusakan mulai dari ringan hingga sedang, seperti atap bocor, dinding retak, dan fasilitas belajar yang rusak. Beberapa ruang kelas bahkan sempat ditutup sementara karena belum memenuhi standar keselamatan.
Meski demikian, pihak sekolah bersama pemerintah daerah telah memulai langkah awal perbaikan. Meja, kursi, papan tulis, dan peralatan belajar lainnya mulai diperbaiki agar proses belajar dapat segera berjalan kembali.
Tito menekankan bahwa perbaikan harus menyeluruh, tidak hanya pada struktur bangunan tetapi juga pada sarana pendukung. “Semua fasilitas pendukung harus aman bagi anak-anak agar mereka bisa belajar dengan tenang dan nyaman,” tegasnya.
Baca Juga: Kemensos Siapkan Rp 600 Miliar, Bansos Bencana Sumatera Cair Akhir Januari
Strategi Pemerintah Pulihkan Sekolah
Tito memastikan bahwa pemerintah pusat dan daerah bekerja sama secara intensif untuk mempercepat pemulihan sekolah. Dana darurat, tenaga teknis, dan logistik perbaikan fasilitas pendidikan sudah disiapkan agar pengerjaan dapat selesai tepat waktu.
Selain itu, monitoring berkala dilakukan untuk memastikan progres pemulihan sesuai standar keselamatan. Setiap sekolah terdampak bencana mendapat perhatian khusus agar proses belajar mengajar tidak terganggu dalam jangka panjang.
“Tugas kita adalah memastikan anak-anak bisa belajar kembali dengan nyaman dan aman. Semua pihak harus bersinergi agar sekolah segera pulih,” tambah Tito.Ia menekankan bahwa perhatian tidak hanya pada fisik bangunan, tetapi juga pada kesiapan guru dan dukungan psikologis bagi siswa agar proses belajar mengajar berjalan optimal.
Perhatian Khusus bagi Guru dan Siswa
Selain fokus pada infrastruktur, Tito menekankan perhatian khusus bagi guru dan siswa yang terdampak bencana. Program pendampingan psikologis disiapkan bagi siswa yang mengalami trauma, sehingga mereka bisa kembali belajar dengan kondisi mental yang stabil.
Guru-guru juga diberikan arahan untuk menyesuaikan metode belajar sementara dengan kondisi fasilitas yang tersedia. Hal ini penting agar kualitas pendidikan tetap terjaga meski sekolah masih dalam tahap pemulihan.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Semua upaya perbaikan, baik fisik maupun non-fisik, harus dilakukan demi kepentingan mereka,” pungkas Tito. Pemerintah berkomitmen memastikan fasilitas pendidikan di Tapteng pulih sepenuhnya agar anak-anak dapat belajar tanpa hambatan.
Jangan lewatkan update berita seputaran Homeless serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari news.detik.com