Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Biak, Papua, meninjau sekolah hingga pasar tradisional memastikan layanan publik optimal.
Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Biak, Papua, sebagai bagian dari agenda pemerintahan untuk memperkuat pelayanan publik di wilayah timur Indonesia. Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran meninjau langsung sekolah rakyat hingga pasar tradisional guna melihat kondisi riil masyarakat.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainya yang hanya ada di Homeless.
Tinjauan ke Sekolah Rakyat
Dalam agenda awal kunjungannya, Wapres Gibran menyambangi sekolah rakyat di Biak. Ia meninjau fasilitas belajar, ruang kelas, serta sarana pendukung pendidikan yang digunakan siswa setiap hari.
Wapres berdialog dengan para guru dan tenaga pendidik untuk mendengar langsung tantangan yang dihadapi di lapangan. Mulai dari keterbatasan sarana, kebutuhan peningkatan kualitas pengajar, hingga akses pendidikan yang merata menjadi topik pembahasan.
Menurut Wapres Gibran, pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah berkomitmen memastikan anak-anak di Papua mendapatkan hak pendidikan yang setara dengan daerah lain di Indonesia.
Perhatian terhadap Kualitas Pendidikan
Selain fasilitas fisik, Wapres Gibran juga menyoroti pentingnya kualitas proses belajar mengajar. Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada bangunan sekolah, tetapi juga pada kualitas guru dan kurikulum.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat program pendidikan. Pelatihan guru, penyediaan buku, serta pemanfaatan teknologi pendidikan dinilai perlu terus ditingkatkan.
Wapres berharap sekolah rakyat di Biak dapat menjadi ruang tumbuh generasi muda Papua yang unggul, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai budaya lokal.
Baca Juga: RDMP Balikpapan Diresmikan, Indonesia Kini Surplus Solar
Blusukan ke Pasar Tradisional
Usai meninjau sektor pendidikan, Wapres Gibran melanjutkan agenda dengan mengunjungi pasar tradisional di Biak. Kunjungan ini bertujuan melihat langsung kondisi ekonomi rakyat serta stabilitas harga kebutuhan pokok.
Di pasar, Wapres berdialog dengan para pedagang dan pembeli. Ia menanyakan harga bahan pangan, pasokan barang, serta kendala yang dihadapi pelaku usaha kecil dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Kehadiran Wapres di pasar mendapat sambutan hangat dari warga. Banyak pedagang menyampaikan harapan agar pemerintah terus menjaga stabilitas harga dan memberikan dukungan bagi usaha mikro dan kecil.
Dorongan bagi Ekonomi Kerakyatan
Wapres Gibran menegaskan bahwa pasar tradisional merupakan urat nadi ekonomi rakyat. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menjaga keberlangsungan pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa penguatan UMKM, akses permodalan, serta distribusi barang yang lancar menjadi fokus pemerintah. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Papua.
Menurut Wapres, pembangunan ekonomi tidak boleh meninggalkan rakyat kecil. Pemerintah ingin memastikan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh pedagang, petani, dan nelayan di daerah.
Komitmen Pemerintah untuk Papua
Kunjungan kerja Wapres Gibran ke Biak mencerminkan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan di Papua. Pendidikan dan ekonomi rakyat dipandang sebagai dua sektor kunci dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pemerintah menegaskan akan terus memperkuat kehadiran negara di wilayah timur melalui kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan. Aspirasi yang diserap dari masyarakat Biak akan menjadi bahan evaluasi dan perumusan kebijakan ke depan.
Dengan pendekatan langsung dan dialog terbuka, Wapres Gibran berharap pembangunan di Papua dapat berjalan lebih tepat sasaran, berkeadilan, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Jangan lewatkan update berita seputaran Homeless serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari News-Espos.id
- Gambar Kedua dari Okezone News