Prabowo tegaskan program MBG lebih dibutuhkan mayoritas warga, meski tak terlalu penting bagi kalangan orang kaya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa meski program ini mungkin tak terlalu penting bagi orang kaya, MBG tetap krusial bagi mayoritas rakyat Indonesia yang membutuhkan dukungan pangan sehat. Simak penjelasan lengkapnya di Homeless.
Prabowo Tegaskan Pentingnya MBG Bagi Mayoritas Warga
Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) mungkin tidak terlalu relevan bagi masyarakat kelas atas. Namun, program ini menjadi sangat penting bagi mayoritas warga yang membutuhkan dukungan pangan sehat.
MBG mungkin tidak penting untuk orang-orang yang cukup berada, tapi di seluruh dunia yang saya pelajari, makan bergizi gratis sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat, ujar Prabowo saat meresmikan ribuan SPPG di Palmerah, Polres Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Pernyataan ini menegaskan fokus pemerintah pada keberpihakan kepada rakyat yang belum kuat secara ekonomi. MBG dirancang untuk memastikan akses makanan bergizi bagi mereka yang paling terdampak kesenjangan sosial dan ekonomi.
MBG Tidak Baru, Banyak Negara Maju Menerapkannya
Prabowo menekankan bahwa MBG bukanlah program yang unik bagi Indonesia. Di banyak negara maju dan demokratis, program serupa telah lama dijalankan sebagai bentuk perlindungan sosial.
Sudah puluhan negara lain melaksanakan, negara-negara yang maju, pasti punya program Makan Bergizi Gratis untuk rakyatnya, tutur Prabowo. Hal ini menekankan bahwa MBG merupakan praktik internasional yang terbukti efektif mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Prabowo, program seperti ini mencerminkan perhatian pemerintah terhadap kualitas hidup warga, terutama di bidang gizi dan kesehatan anak-anak, yang berdampak langsung pada produktivitas dan pertumbuhan jangka panjang bangsa.
Baca Juga: Khofifah Tegas! Pasien PBI Dijamin Tak Akan Terlantar di Masa Transisi
Tantangan Dan Ejekan Terhadap Program MBG
Sejak digagas, MBG kerap mendapat kritik dan ejekan, termasuk dari kalangan terdidik dan akademisi. Prabowo menyebut banyak yang meramalkan program ini gagal dan menganggapnya membuang-buang anggaran negara.
Waktu saya melancarkan program ini, saya diejek, dituduh macam-macam, bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal, kata Prabowo. Ia menegaskan, meski menghadapi kritik, keyakinan terhadap manfaat program tidak pernah goyah.
Kritik tersebut sebagian besar muncul karena kesalahpahaman tentang fokus program. MBG dirancang bukan untuk kepentingan kelompok mampu, melainkan untuk meningkatkan akses gizi bagi masyarakat kurang mampu yang menjadi mayoritas di Indonesia.
MBG Sebagai Bentuk Kepedulian Terhadap Ekonomi Lemah
Prabowo menekankan bahwa MBG dirancang untuk melindungi warga yang belum kuat secara ekonomi dari kekurangan gizi. Program ini bertujuan memberi kesempatan yang sama bagi semua anak untuk mengakses makanan bergizi.
Sesungguhnya program ini sangat diperlukan bagi orang-orang yang belum kuat ekonominya. Meski diejek, saya yakin berada di jalan yang benar, ucap Prabowo. Program MBG diharapkan mampu menekan stunting dan meningkatkan kesehatan generasi muda.
Selain itu, program MBG menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap ketimpangan sosial. Dengan memberikan makanan bergizi secara gratis, pemerintah memastikan kesejahteraan rakyat lebih merata, sekaligus meminimalkan dampak negatif kesenjangan ekonomi terhadap kesehatan masyarakat.
Keyakinan Prabowo Pada Tujuan Program MBG
Meski mendapat kritik dan prediksi kegagalan, Prabowo tetap yakin MBG adalah program yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Ia menegaskan bahwa tujuan program ini mulia dan berpihak pada rakyat mayoritas.
Orang mungkin menyerang program ini karena dendam atau dengki, tapi bagi saya, tujuan program ini benar dan baik, ujar Prabowo. Ia menekankan pentingnya fokus pada manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan, bukan pada kritik yang bersifat politis.
Program MBG diharapkan menjadi model keberpihakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan dukungan penuh pemerintah, program ini dapat berjalan efektif, membantu jutaan warga memperoleh gizi cukup dan sehat.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari nasional.kompas.com
- Gambar Kedua dari finance.detik.com