Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan defisit APBN tetap berada dalam batas aman dan tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi nasional.

Meskipun proyeksi defisit 2025 sedikit naik, pemerintah memastikan pengelolaan fiskal terkendali melalui langkah efisien belanja negara dan optimalisasi penerimaan. Stabilitas ekonomi dan kepercayaan pasar dijaga agar pertumbuhan tetap positif.
Temukan rangkuman informasi menarik lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Homeless.
Defisit APBN Tetap Aman, Purbaya Yudhi Sadewa Yakin
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa potensi pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan mengganggu laju ekonomi nasional. Pemerintah tetap berkomitmen menjaga agar defisit berada dalam batas aman sesuai ketentuan yang berlaku.
“Memang defisit mungkin akan bergerak sedikit ke atas. Tapi yang jelas, kami pastikan tidak melanggar undang-undang,” ujar Purbaya usai menghadiri Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Jakarta, Jumat. Pernyataan ini menegaskan sikap pemerintah terhadap pengelolaan fiskal yang tetap hati-hati meski menghadapi tantangan ekonomi.
Menurut Purbaya, revisi defisit APBN bukan sesuatu yang mengejutkan. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap perlambatan ekonomi yang terjadi sepanjang tahun lalu, sehingga berdampak pada penerimaan negara. Pemerintah menekankan bahwa defisit yang sedikit meningkat masih berada dalam batas aman dan tidak mengancam stabilitas ekonomi.
Perubahan Proyeksi Defisit APBN 2025
Defisit APBN 2025 diperkirakan meningkat dari proyeksi sebelumnya sebesar 2,78 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Revisi ini memperhitungkan perlambatan penerimaan negara yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global maupun domestik.
Meski begitu, Kementerian Keuangan telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memulihkan performa ekonomi nasional. Purbaya optimistis bahwa seiring dengan pemulihan ekonomi, pengelolaan defisit akan semakin terkendali dan tidak membebani perekonomian.
Purbaya menambahkan, perbaikan ekonomi akan berdampak positif bagi pasar modal. “Yang penting ekonomi makin bergerak, keuntungan perusahaan juga makin baik. Otomatis nanti akan diterjemahkan kepada harga saham yang lebih tinggi,” katanya. Hal ini diharapkan memperkuat sentimen positif di kalangan investor.
Baca Juga: Berlaku Hari Ini, NasDem Minta Masyarakat Tak Terprovokasi KUHP-KUHAP Baru
Realisasi Penerimaan dan Belanja Negara

Hingga 30 November 2025, defisit APBN tercatat sebesar 2,35 persen terhadap PDB atau setara Rp560,3 triliun. Pada periode yang sama, pendapatan negara mencapai Rp2.351,5 triliun, sekitar 82,1 persen dari outlook APBN 2025 sebesar Rp2.865,5 triliun.
Sementara itu, belanja negara terealisasi Rp2.911,8 triliun atau sekitar 82,5 persen dari proyeksi belanja tahun ini yang mencapai Rp3.527,5 triliun. Data ini menunjukkan bahwa pemerintah mampu menjaga pengeluaran sesuai dengan target meski penerimaan mengalami sedikit shortfall.
Purbaya menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga defisit tetap di bawah batas maksimal 3 persen dari PDB, sesuai amanat undang-undang. Langkah ini dilakukan agar stabilitas fiskal tetap terjaga dan ekonomi nasional tidak mengalami tekanan berlebihan.
Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Fiskal
Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah pengendalian defisit agar pertumbuhan ekonomi tetap berjalan lancar. Strategi ini mencakup pengelolaan belanja secara efisien dan optimalisasi penerimaan negara melalui reformasi perpajakan dan peningkatan kinerja sektor strategis.
Langkah-langkah tersebut juga diharapkan dapat menjaga kepercayaan investor serta mendukung stabilitas pasar keuangan. Dengan demikian, pemerintah memastikan bahwa APBN tidak hanya menjadi instrumen fiskal, tetapi juga alat untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Purbaya menegaskan bahwa meski defisit bergerak naik, pengelolaan fiskal dilakukan secara hati-hati dan transparan. Pemerintah optimistis, melalui strategi yang tepat, ekonomi nasional akan terus tumbuh dan stabilitas keuangan negara tetap terjaga.
Jangan lewatkan update berita seputaran Homeless serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari kabarin.com
- Gambar Kedua dari pojoksatu.id