Program NHM Peduli kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat rentan dengan membangun rumah layak huni bagi seorang janda lansia di Halmahera Utara, Maluku Utara.
Kali ini, perusahaan tambang emas tersebut membangun rumah layak huni untuk seorang janda lanjut usia di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Program ini menjadi bukti nyata kepedulian NHM terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan kondisi fisik yang rentan.
Pembangunan rumah layak huni tersebut dilakukan sebagai respons atas kondisi tempat tinggal sang janda lansia yang sebelumnya tidak memenuhi standar keselamatan dan kesehatan.
Rumah lama yang ditempati dinilai rawan roboh, tidak memiliki sanitasi memadai, serta sulit memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, NHM berupaya menghadirkan hunian yang lebih manusiawi dan aman.
Temukan rangkuman informasi menarik tentang rakyat lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Homeless.
Kondisi Janda Lansia Jadi Perhatian
Janda lansia penerima bantuan diketahui telah bertahun-tahun hidup sendiri dengan kondisi ekonomi terbatas. Usia yang semakin menua membuatnya tidak lagi mampu bekerja secara optimal, sementara dukungan keluarga sangat minim. Kondisi rumah yang lapuk dan bocor menjadi tantangan tersendiri, terutama saat musim hujan tiba.
Melihat situasi tersebut, NHM melalui tim sosialnya melakukan pendataan dan verifikasi lapangan. Hasilnya, pembangunan rumah layak huni dinilai sebagai kebutuhan mendesak.
Program ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk kehadiran perusahaan dalam menjawab persoalan sosial nyata di tengah masyarakat sekitar wilayah operasionalnya.
Proses Pembangunan Rumah Layak Huni yang Humanis
Pembangunan rumah dilakukan dengan melibatkan tenaga lokal dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. NHM memastikan rumah yang dibangun memenuhi standar kelayakan, mulai dari struktur bangunan yang kokoh, ventilasi udara yang baik, hingga fasilitas dasar seperti kamar mandi dan dapur yang layak. Desain rumah disesuaikan dengan kebutuhan lansia agar mudah diakses dan aman digunakan.
Selama proses pembangunan, NHM juga menjalin komunikasi intensif dengan penerima manfaat agar rumah yang dibangun benar-benar sesuai kebutuhan.
Pendekatan ini mencerminkan prinsip partisipatif yang menjadi bagian dari program NHM Peduli, di mana masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan. Tetapi juga dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
Baca Juga: Kejari Surabaya Catat Rekor Pemulihan Keuangan Negara Rp 1,5 Triliun
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari kompas.com